PEPTIDA
DAN PEPTIDOMIMETIC
Suatu peptida ialah suatu amida
yang dibentuk dari dua asam amino atau lebih. Ikatan amida antra
suatu gugus a-amino dari suatu asam amino dan gugus karboksil dari asam
amino lain disebut ikatan peptida. Contoh peptida
berikut yang dibentuk dari alanina dan glisina,
disebut alanilglisina, menggambarkan suatu ikatan peptida.
![]() |
Gambar reaksi
asam-asam amino
Tiap asam
amino dalam suatu molekul peptida disebut suatu satuan (unit) atau suatu
residu. Alanilglisina mempunyai dua residu : residu alinina dan residu glisina.
Bergantung pada banyaknya satuan asam amino dalam molekul itu, maka suatu
peptida dirujuk sebagai dipeptida, suatu tripeptida, dan seterusnya. Suatu
polipeptida ialah suatu peptida dengan banyak sekali residu asam amino. Apa
perbedaan suatu polipeptida dan suatu protein? Sebenarnya tidak ada. Keduanya
adalah poliamida yang tersusun dari asam-asam amino. Menurut perjanjian, suatu
poliamida dengan residu asam amino kurang dari 50 dikelompokan sebagai peptida,
sedangkan poliamida yang lebih besar dianggap sebagai protein.
Dalam
dipeptida alanilglisina itu, residu alanina memiliki gugus amino bebas dan
satuan glisina mempunyai suatu gugus karboksil bebas. Namun alanina dan glisina
dapat digabungkan dengan cara lain untuk membentuk glisilalanina. Dalam mana
glisina mempunyai gugus amino bebas dan alinina mempunyai gugus karboksil
bebas.
Makin banyak
residu asam amino dalam suatu peptida, makin banyak kemungkinan strukturnya.
Glisina dan alanina dapat digabung menurut enam cara yang berbeda. Sepuluh asam
amino berlainan dapat menghasilkan lebih dari empat trilyun (1012)
dekapeptida.
Untuk tujuan
pembahasan diperlukan untuk menyatakan peptoda dengan cara yang sistematik.
Asam amino dengan gugus amino bebas biasanya ditaruh pada ujung kiri struktur
itu. Asam amino ini disebut asam amino N-ujung. Asam amino dengan gugus
karboksil bebas ditaruh di ujung kanan disebut asam amino C-ujung. Nama peptida
terdiri dari nama asam amino seperti pemunculannya dari kiri kekanan, dimulai
dari asam-amino N-ujung.
Peptidomimetik
adalah rantai kecil seperti protein yang dirancang untuk meniru peptida.
Peptida yang disebut Adipotide telah dikembangkan oleh para peneliti AS dalam
perang melawan obesitas. Perlakuan eksperimental ini telah mengurangi sebanyak
11% berat monyet yang diobati dengan mengurangi jaringan lemak, BMI, dan
lingkar pinggang.
Sifat
Fisik, Kimia, dan Sensori dari Peptida
a. Sifat
Fisik :
·
Peptida memiliki ukuran molekul yang relative
kecil, dengan berat molekul (BM) yang kecil yaitu kurang dari 10.000
b. Sifat
Kimiawi :
·
Peptida merupakan senyawa bioaktif seperti
antibody dan racun, serta memiliki komposisi asam amino yang tidak umum seperti
Homolog lysine
·
Peptida resisten terhadap protease yang
dihasilkan oleh mikroflora usus
·
Peptida memiliki sifat seperti candu (missal:
exorphins)
·
Memiliki sifat memodifikasi sifat imunitas
·
Menghambat kerja enzim
·
Antipenggumpalan darah (Anthrombotic)
·
Anti-hipertensi
·
Penghantar kation
·
Memodifikasi kerja hormone pencernaan
·
Dapat dipisahkan menjadi beberapa komponen
peptida dengan teknik elektroforesis
c. Sifat
sensori :
·
Memiliki rasa gurih. Rasa gurih ini disebabkan karena adanya
L-glutamat, Inosin Monofosfat (IMP), dan Guanin Monofosfat (GMP)
·
Sumber makanannya misalnya dari ikan, kerang,
jamur, brokoli, tomat yang dipanggang, dll.
PERTANYAAN :
1. Sebutkan kelompok
peptide menurut struktur dan fungsinya !
2. Apa fungsi
dari peptida?

Berfungsi mempercepat reaksi-reaksi kimia yang ada di dalam tubuh sebagai biokatalis.
BalasHapusPolipeptida dapat mengangkut berbagai jenis gas. Misalnya jenis protein yang membangun hemoglobin yang berada di dalam sel-sel darah merah (eritrosit), berfungsi mengangkut oksigen dan karbondioksida dari paru-paru ke seluruh tubuh dan sebaliknya.
Pembentukan tubuh dengan cara dengan lemak atau zat anorganik. Contohnya, fosfor menjadi fosfolipid.
Sebagai antibodi untuk melawan zat-zat asing yang masuk dalam tubuh.
Sumber energi jika karbohidrat sedang mengalami kekurangan atau karena aktivitas otot terlalu aktif
Hallo Anggi.
BalasHapusSaya akan menjawab pertanyaan nomor 2.
Fungsi peptida dalam tubuh manusia tergantung pada asam amino di dalamnya. Beberapa di antaranya dapat mengatur hormon, di mana fungsinya membawa sinyal antara kelenjar dan sel-sel. Seperti, pengatur tidur dan gula darah. Selain itu, ada juga peptida yang dapat berfungsi sebagai antibiotik, di mana tubuh juga dilengkapi untuk memecah dan menggunakan kembali senyawa ini. Seseorang makan daging, contohnya. Enzim dalam ususnya akan memecah protein pada ikatan amida untuk menciptakan berbagai macam peptida yang dapat dicerna atau dikeluarkan, tergantung dari kebutuhan tubuh.
Baiklah saya akan menjawab pertanyaan nomor 2 yaitu dapat mengatur hormon, dan sebagai antibiotik
BalasHapusHallo Anggi.
BalasHapusSaya akan menjawab pertanyaan nomor 2.
Fungsi peptida dalam tubuh manusia tergantung pada asam amino di dalamnya. Beberapa di antaranya dapat mengatur hormon, di mana fungsinya membawa sinyal antara kelenjar dan sel-sel. Seperti, pengatur tidur dan gula darah. Selain itu, ada juga peptida yang dapat berfungsi sebagai antibiotik, di mana tubuh juga dilengkapi untuk memecah dan menggunakan kembali senyawa ini. Seseorang makan daging, contohnya. Enzim dalam ususnya akan memecah protein pada ikatan amida untuk menciptakan berbagai macam peptida yang dapat dicerna atau dikeluarkan, tergantung dari kebutuhan tubuh.
No 2
BalasHapusFungsi peptida Berfungsi mempercepat reaksi-reaksi kimia yang ada di dalam tubuh sebagai biokatalis.
Polipeptida dapat mengangkut berbagai jenis gas. Misalnya jenis protein yang membangun hemoglobin yang berada di dalam sel-sel darah merah (eritrosit), berfungsi mengangkut oksigen dan karbondioksida dari paru-paru ke seluruh tubuh dan sebaliknya.
Pembentukan tubuh dengan cara dengan lemak atau zat anorganik. Contohnya, fosfor menjadi fosfolipid.
Sebagai antibodi untuk melawan zat-zat asing yang masuk dalam tubuh.
Sumber energi jika karbohidrat sedang mengalami kekurangan atau karena aktivitas otot terlalu aktif
Hai anggik saya akan membantu menjawab. Berfungsi mempercepat reaksi-reaksi kimia yang ada di dalam tubuh sebagai biokatalis.
BalasHapusPolipeptida dapat mengangkut berbagai jenis gas. Misalnya jenis protein yang membangun hemoglobin yang berada di dalam sel-sel darah merah (eritrosit), berfungsi mengangkut oksigen dan karbondioksida dari paru-paru ke seluruh tubuh dan sebaliknya.
Pembentukan tubuh dengan cara dengan lemak atau zat anorganik. Contohnya, fosfor menjadi fosfolipid.
Sebagai antibodi untuk melawan zat-zat asing yang masuk dalam tubuh.
Sumber energi jika karbohidrat sedang mengalami kekurangan atau karena aktivitas otot terlalu aktif
Fungsi peptida yaitu dapat merangsang pembentukan sistem imun dalam tubuh
BalasHapusHai Anggi, saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 2.
BalasHapusBerfungsi mempercepat reaksi-reaksi kimia yang ada di dalam tubuh sebagai biokatalis.
Polipeptida dapat mengangkut berbagai jenis gas. Misalnya jenis protein yang membangun hemoglobin yang berada di dalam sel-sel darah merah (eritrosit), berfungsi mengangkut oksigen dan karbondioksida dari paru-paru ke seluruh tubuh dan sebaliknya.
Pembentukan tubuh dengan cara dengan lemak atau zat anorganik. Contohnya, fosfor menjadi fosfolipid.
Sebagai antibodi untuk melawan zat-zat asing yang masuk dalam tubuh.
Sumber energi jika karbohidrat sedang mengalami kekurangan atau karena aktivitas otot terlalu aktif
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusHai Anggi terima kasih atas pemaparan artikelnya sangat membantu ��
BalasHapushy halimah artikel anda sangat membantu saya
BalasHapusterimakasih
Haii anggi, pemaparan materi yg mudah di pahamin, shga sy bsa menjawab tgs2 sy,
BalasHapusTerimaksih yaa